Kenalan sama Peter Gunawan

Kalau ngomongin atlet golf muda yang lagi sering nongol di turnamen-turnamen besar, nama Peter Gunawan jelas masuk daftar teratas. Dia bukan “pemain kemarin sore”—dari kecil udah wara-wiri di arena kompetitif, dan sekarang makin serius ngegas di berbagai kejuaraan nasional sampai level internasional.

Buat yang belum kenal, Peter adalah salah satu pegolf profesional Indonesia yang lagi rajin banget turun di Asian Tour dan ADT (Asian Development Tour). Jadi jangan heran kalau feed Instagram-nya isinya bandara — lapangan — golf.

Awal Mula: Dari Lapangan Tenis ke Dunia Golf

Siapa sangka, perjalanan Peter ke golf malah berawal dari… teman tenisnya sendiri. Waktu itu Peter baru umur 7 tahun. Temannya nunjukin stik golf, Peter coba, eh ternyata ribet banget. Tapi karena jiwa kompetitifnya udah kebentuk sejak bocil, dia jadi pengen ngalahin temennya — dan dari situlah semuanya dimulai.

Peter juga cerita kalau salah satu turning point terpenting dalam hidupnya adalah saat bekerja dengan sosok legendaris, Gavin Webb—praktisi golf yang kini jadi General Manager salah satu lapangan golf di Jawa Timur. Dari Gavin-lah Peter merasa menemukan “cinta sejatinya” di dunia golf. Cute ya… tapi versi sporty.

Kisah Kocak di Austria: Ketika Mobil & Stik Golf Ikut ‘Menghilang’

Nah, ini bagian paling seru.

Waktu ikut Pro Golf Tour di Austria, salah satu rangkaian turnamen di bawah German Challenge Tour, Peter udah keliling Eropa dari Spanyol, Belanda, sampai negara lain. Pas di Austria, kayak orang Indonesia pada umumnya kalau lagi di negara indah: jalan-jalan dong pastinya.

Malam itu ia janjian makan bareng salah satu murid pelatihnya, Manuel Treppel (XDP World Tour). Karena bingung mau parkir di mana, Peter nekat naro mobil rental di parkiran yang mirip banget sama IKEA. Tanpa mikir panjang, dia tinggal mobilnya dan lanjut makan.

Setelah makan, balik ke parkiran…
TUTUP.
Mobil nginap di dalam. Peter nggak bisa ambil sampai besok pagi.
Dan yang lebih pedih: semua stik golf ada di mobil itu, dan dia harus main turnamen besok pagi.

Udah gitu, lapangan buat series itu cocok banget sama set stik milik Peter. Lengkaplah penderitaannya. Tapi kayak pegolf sejati, dia tetap jalanin turnamen itu meski tanpa senjata andalannya.

Prestasi & Pelajaran Hidup Ala Peter

Sekarang Peter sudah pernah juara turnamen nasional dan duduk di ranking yang solid sebagai atlet pro Indonesia. Waktu ditanya, “Kalau bisa ngomong ke Peter versi bocil yang baru ikut turnamen pertama kali, apa yang bakal kamu bilang?”

Jawabannya wholesome banget:

“Nikmatin momen. Cintai permainannya. Cintai setiap detiknya. Semua akan berjalan baik. Kita bakal punya karir yang menyenangkan. Jadi apa pun ketakutanmu waktu kecil, semua itu pada akhirnya akan baik-baik saja.”

Aduuuh… kena banget sih ini.

Fun Fact: Ketiduran Jelang Turnamen? Ternyata Pernah!

Peter juga ngaku kalau dia pernah telat bangun di hari turnamen penting. Tapi bukan karena malas — justru terlalu semangat, sampai-sampai malah keblok tidur berkualitas.

Sekarang dia sadar, istirahat itu bagian dari strategi turnamen. Katanya:

“Tidur itu bagian dari game plan. Sekarang aku lebih tenang, doa dulu sebelum main, bersyukur sama setiap ronde, dan lihat apa yang bisa terjadi selanjutnya.”

Mental Reset Ala Peter

Ketika ditanya tentang cara mengatasi mental down di masa-masa sulit, jawabannya simple tapi meaningful:

“Berdoa.”

Kadang yang kita butuhkan memang bukan trik rumit, tapi momen hening buat nyambung lagi sama diri sendiri — dan Tuhan.

Itu dia kisah Peter Gunawan, pro golfer muda yang lagi bersinar terang dan penuh cerita unik di balik prestasinya. Perjalanan panjangnya dari bocah kompetitif berumur 7 tahun sampai atlet profesional menunjukkan satu hal: passion yang dijaga konsisten bakal bawa kita ke hal-hal besar.

error: Content is protected !!