FALDO SERIES INDONESIA (Gunung Geulis Country Club) presented by Birdie Bandits resmi menuntaskan putaran final untuk dua kategori utama: Faldo Junior Tour dan Faldo Future Tour. Bertempat di Gunung Geulis Country Club (West Course), ajang ini jadi panggung serius buat para junior golfer Indonesia unjuk kemampuan dan mental juara.
Di Faldo Junior Tour, empat nomor yang dipertandingkan sukses melahirkan empat pemenang dari tiap kelompok usia. Persaingan ketat, drama skor, sampai momen tak terduga mewarnai babak penentuan.
Kifata Aftar Comeback dan Kunci Gelar U-21
Atlet asal Sumatra Utara, Kifata Aftar, keluar sebagai juara kelas U-21 ke bawah. Pegolf 18 tahun ini berhasil membalikkan keadaan setelah sempat ditekan Kenneth Henson Sutianto (DKI Jakarta) yang memimpin hingga tujuh hole awal. Satu double bogey dan satu bogey di akhir front nine jadi titik balik yang dimanfaatkan Kifata di back nine.
Kifata menutup turnamen dengan total skor 216 (3 di atas par), unggul tipis satu pukulan dari Kenneth (217).
“Aku main tanpa lihat live score sama sekali dan enggak nyangka bakal menang. Pas sampai live score, ternyata aku juara. Mainnya aman, fokus proses saja,” kata Kifata.
Ia juga menegaskan strateginya tetap konsisten, tidak memaksakan birdie dan menjalani permainan step by step.

Kifata Aftar Credit pic Faldoseriesindonesia
William Justin Solid di U-16
Di kelas U-16, William Justin Wijaya (Jawa Timur) tampil super rapi. Skor 69 (2 di bawah par) di putaran akhir mengantarnya ke puncak klasemen dengan total 213 (even par), unggul satu pukulan dari Yujun Cha (Sim’s Academy). Fadhlan Azzam Atmajah (Sumut) harus puas di posisi berikutnya.
“Hari ini sesuai game plan. Putt-putt penting masuk semua, itu yang bikin hasilnya beda,” ujar William.
Menurutnya, kunci kemenangan ada di ketenangan saat tekanan memuncak di hole-hole akhir.

William Justin Wijaya pic Faldoseriesindonesia
Sania Talita Tetap Dominan di Putri U-21
Di sektor putri U-21, Sania Talita Wahyudi tak terbendung. Meski mengaku tampil kurang maksimal di putaran akhir akibat kondisi lapangan yang berat setelah diguyur hujan, atlet Maja Golf Club ini tetap mengamankan gelar dengan total 218 (5 di atas par). Sania unggul jauh delapan pukulan dari Renoctoviana Ramadhiani Said (DKI Jakarta).
“Banyak kejadian di lapangan hari ini, tapi aku bisa jaga permainan karena jarak skor sudah cukup aman. Senang banget bisa menang dan dapat pengalaman Faldo Series sampai lolos ke Vietnam,” jelas Sania.

Sania Talita Wahyudi pic Faldoseriesindonesia
Elevania Nurfasha Kuasai Girls U-16
Di kelas Girls U-16, Elevania Nurfasha (Jawa Barat) memastikan diri sebagai juara. Pegolf 14 tahun ini mencatat total 233 (20 di atas par), unggul 13 pukulan dari Freya Julia Davania (Sumut) di posisi kedua.
Para juara Faldo Junior Tour nantinya akan mewakili Indonesia di Faldo Junior Tour Asia Grand Final ke-17 di Laguna Lang Co, Vietnam, pada 22–24 April 2026.

Elevania Nurfasha pic Faldoseriesindonesia
Future Tour: Langkah Awal Menuju Inggris
Selain Junior Tour, Faldo Futures juga rampung digelar dan menghasilkan enam pemenang dari tiga kelompok usia: 7–8 tahun, 9–10 tahun, dan 11–12 tahun, putra-putri.
Di divisi putra, Dyllan Michio Satriobudi menjuarai kelas 11–12, Bradley Tanady menang di kelas 9–10, dan Hiro Isaac Sung berjaya di kelas 7–8.
Sementara di divisi putri, Cheng Guo (11–12), Amira Permadi (9–10), dan Rayna Rachmat (7–8) sukses meraih gelar juara di kelompok masing-masing.
Para juara dan runner up Future Tour akan melaju ke Futures Final di Belfry, Inggris.

Faldo Futures pic Faldoseriesindonesia
Birdie Bandits dan Misi Jangka Panjang
Pergelaran Faldo Series Indonesia ini tak lepas dari peran Birdie Bandits, junior golf club yang didirikan oleh Gunung Geulis Country Club pada pertengahan 2025. Event ini menjadi bagian dari program serius untuk membangun jalur prestasi junior golf Indonesia.
“Faldo Series ini bagian dari program Birdie Bandits. Turnamen junior internasional ini sudah lama absen di Indonesia, jadi kami berinisiatif menghadirkannya kembali,” ujar Agung Budiman, Chairman Birdie Bandits.
Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen membawa Faldo Series ke Indonesia selama tiga tahun ke depan dan terus belajar agar penyelenggaraan semakin matang.
Dengan antusiasme 61 pegolf di edisi perdana ini, Faldo Series Indonesia jelas bukan sekadar turnamen. Ini adalah pintu awal menuju panggung dunia bagi generasi baru golfer Indonesia.