Pavit On Fire! Round 2 Jakarta International Championship 2025 Makin Panas

Pavit Tangkamolprasert Credit pic @golfdalamkamera

Turnamen golf internasional Jakarta International Championship (JAKIC) 2025 lagi-lagi kasih drama seru di Damai Indah Golf – PIK Course, Jakarta Utara. Masuk ronde kedua, Pavit Tangkamolprasert dari Thailand tampil ganas dengan rangkaian birdie yang bikin lawan-lawan harus waspada.

Bayangin aja, setelah kemarin bikin 6 birdie beruntun, hari ini Pavit masih nembak 4 birdie berturut-turut. Skor 65 (-5) di ronde kedua bikin totalnya sekarang -11 setelah dua hari. Dua hari, 13 birdie! Gila nggak tuh?

Tapi keseruan nggak berhenti di situ. Pavit cuma unggul 1 pukulan dari dua pesaing berat:

  • Gaganjeet Bhullar (India) – yang udah 5 kali juara di Indonesia, hari ini catat 65 juga.
  • Steve Lewton (Inggris) – juara Mandiri Indonesia Open tahun lalu, nyetak 64.

Belum lagi ada Tanapat Pichaikool (Thailand) yang lagi hot dengan skor 62, siap ngejar dari belakang.

Comeback Story Pavit

Yang bikin kisah Pavit makin keren, 3 minggu lalu dia malah mundur dari turnamen di Korea gara-gara cedera punggung. Tapi sekarang? Mainnya kayak mesin birdie. Katanya sih, abis terapi fisio di Thailand, badan udah balik bugar hampir 100%. “Hari ini sama kayak kemarin, begitu putt pertama masuk, rasanya langsung nyaman,” kata Pavit.

Pavit Tangkamolprasert Credit pic @golfdalamkamera

Bhullar & Kenangan Manis di Indonesia

Buat Bhullar, Indonesia tuh kayak rumah kedua. Dia pernah menang di lapangan yang sama tahun 2013. “Balik ke sini selalu kasih vibes positif. Lihat foto saya di dinding sebagai juara dulu bikin makin semangat,” katanya.

Lewton: Indonesia = Lucky Place

Lewton juga nggak kalah happy. Tahun lalu dia menang di sini lewat play-off dramatis. Katanya, lapangan ini emang cocok banget sama gayanya. “Entah kenapa, saya selalu enjoy main di Indonesia,” ucapnya.

Wakil Indonesia Masih Bertahan

Kabar bagusnya, ada dua pegolf muda Indonesia yang sukses lolos cut:

  • Kevin C Akbar – main stabil dengan skor 68-68 (-4). Highlight-nya ada di hole 17, bikin birdie penting yang bikin posisinya aman.”Di hole 17. Setelah 16 hole, rasanya bermain 3-under agak sedikit riskan, jadi sepertinya saya butuh satu birdie lagi. Hanya saja, saya tak mau menciptakan tekanan pada diri sendiri, jadi main sebaik-baiknya saja karena kalau sudah main sebaik-baiknya, tidak lolos cut pun tidak masalah, lebih karena memang nasibnya saja yang belum baik, tapi yang penting fokus main sebaik-baiknya.” kata Lord Kevin sapaan Kevin.
  • Jonathan “Jowi” Wijono – juga bikin kejutan dengan perubahan gaya putting. Dia ganti jadi cross-hand grip sehari sebelum turnamen, dan hasilnya langsung ngangkat confidence. “Lumayan banyak sih. Misalnya, par 71 seperti tahun lalu, masih ada peluang untuk main agresif. Tapi kalau sekarang par 70, sepanjang hari ini saya harus benar-benar main sabar, fokusnya tidak boleh hilang sama sekali. Kalau dulu mungkin masih ada kesempatan bahwa di hole tertentu bisa mengejar birdie. Makanya, dengan menjadi par 70, lapangan ini menjadi lumayan susah.” kata Jowi.

Kevin C Akbar & Jonathan Wijono masih jaga asa buat finish oke di rumah sendiri.

Klasemen Sementara

  1. Pavit Tangkamolprasert (-11)
  2. Gaganjeet Bhullar (-10)
  3. Steve Lewton (-10)
  4. Tanapat Pichaikool (-9)
  5. Wade Ormsby (-8)

error: Content is protected !!