Kim Gyubeen dan Park Gunwoong credit pic Puji Santoso
Ajang 12th Pondok Indah International Junior Golf Championship benar-benar jadi panggung pembuktian para pegolf muda Asia. Bertanding di Pondok Indah Golf Course pada Kamis (18/12), putaran final berlangsung super menantang karena hujan deras dan angin kencang. Tapi justru di kondisi ekstrem inilah, pegolf asal Korea Selatan tampil paling solid.
Dua nama mencuri perhatian: Park Gunwoong dan Kim Gyubeen, yang sukses keluar sebagai juara umum putra dan putri.
Korea Selatan Dominan di Kategori Overall
Di kategori putra, Park Gunwoong bikin sejarah. Ia jadi pegolf pria Korea Selatan pertama yang menjuarai turnamen junior bergengsi ini. Park menutup turnamen dengan total 210 pukulan (–6), meski di putaran final harus puas bermain par (72).
Hujan deras sempat bikin pegangan club jadi tricky, tapi setelah cuaca membaik, Park langsung gas dengan 5 birdie meski harus menerima 5 bogey.
“Senang banget bisa bawa pulang trofi ke negara saya. Ini kemenangan internasional pertama saya,” ujar Park, yang menjadikan turnamen ini sebagai penutup manis masa juniornya.
Sementara di kategori putri, Kim Gyubeen tampil tak kalah keren. Ia mengamankan gelar juara overall dengan total 219 pukulan (+3). Strateginya cukup aman di sembilan hole awal karena cuaca buruk, sebelum akhirnya lebih agresif di akhir permainan dengan 4 birdie dan 3 bogey.

credit pic Puji santoso
Wakil Indonesia Ikut Bersinar
Kabar baik buat tuan rumah datang dari Jayawardana Dornan. Pegolf muda asal Bali ini tampil menggila di final round dengan skor 67 (–5). Hasil ini membawanya jadi juara Kelas A Putra dengan total skor 216 (even par).
Menariknya, Dornan sempat kesulitan fokus di awal permainan. Tapi justru di sembilan hole pertama ia mencetak performa mengejutkan.
“Saya bisa finis sembilan hole pertama dengan 7-under. Rasanya saya punya peluang masuk tiga besar,” kata Dornan, yang baru pulih dari cedera punggung dua minggu sebelum turnamen.
Posisi kedua Kelas A Putra ditempati oleh Kenneth Henson Sutianto dengan 217 pukulan, disusul Pakpian Nugooludomphanit dan Asyrafa Danish Suryanto yang berbagi posisi T3.
Hasil Kategori Lain yang Nggak Kalah Seru
Beberapa nama lain juga sukses mencuri spotlight:
- Kelas B Putra: Muhammad Afham Bin Othman (Malaysia) – 226 pukulan
- Kelas B Putri: Jennifer Quinn Effendi (Indonesia) – 226 pukulan
sekaligus jadi Best Indonesian for Girls’ Overall - Kelas A Putri: Lee Sieun (Korea Selatan) – 225 pukulan
- Kelas C Putri: Alletta Calya Ramadhani Kahfi
Lanjut ke Level Berikutnya
Ketua Panitia Penyelenggara, Michael Tjandra Tjoajadi, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet, official, dan sponsor yang terlibat. Kesuksesan turnamen ini bakal diteruskan lewat Medco-Pondok Indah International Amateur Golf Championship 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 15–17 Juli 2026.
Satu hal yang pasti: bibit-bibit pegolf masa depan Asia sudah siap naik level, dan Pondok Indah jadi saksi lahirnya para calon bintang golf dunia.