Olympic Jabar Amateur Open (OJAO) 2026 resmi menutup persaingan sengit edisi ke-9. Meski turnamennya sudah selesai digelar pada 30 Juni–2 Juli 2026, euforia dan cerita serunya masih jadi perbincangan para pecinta golf.
Sebanyak 108 pegolf amatir dari 15 provinsi berkumpul di West Course Gunung Geulis Golf & Resort, lapangan yang terkenal dengan kontur berbukit, green yang penuh tantangan, ditambah cuaca yang sulit ditebak. Kombinasi ini bikin para peserta bukan cuma dituntut punya teknik mumpuni, tapi juga mental baja untuk tetap fokus sampai pukulan terakhir.
Reicherin G. Hanslkie & Luke Evan Moore , Credit pic @golfdalamkamera
Luke Evan Moore Juara Setelah Lolos dari Drama Hole 18
Persaingan di kategori Men Amateur benar-benar bikin penonton menahan napas. Luke Evan Moore dari PGI Provinsi DKI Jakarta akhirnya keluar sebagai juara setelah membukukan 4-under par (209 pukulan) dari tiga ronde.
Namun kemenangan itu sama sekali nggak datang dengan mudah. Luke hanya unggul satu pukulan atas Asa Najib dari Double B yang finis dengan 3-under par (210 pukulan).
Drama terjadi tepat di hole terakhir. Saat tee off di hole 18, bola Luke justru melenceng masuk ke semak-semak. Situasinya langsung bikin tegang karena sedikit saja bola tidak ditemukan, peluang juara bisa saja melayang akibat penalti.
Beruntung bolanya masih bisa ditemukan. Di sisi lain, Asa Najib sukses mencetak birdie di hole penutup sehingga tekanan kepada Luke semakin besar.
Yang bikin momen ini makin luar biasa, Luke mampu bangkit. Dari posisi yang sulit di semak-semak, ia berhasil menyelamatkan hole dengan par. Hasil itu cukup untuk mempertahankan keunggulan satu pukulan dan memastikan gelar juara tetap menjadi miliknya.
“Saya merasa lega sekali setelah putt terakhir. Tee shot saya di hole terakhir memang kurang bagus dan sempat ada drama, tapi akhirnya saya bisa bikin par. Rasanya benar-benar lega,” ujar Luke usai pertandingan.
Luke Evan Moore dari PGI Provinsi DKI Jakarta, Credit pic @golfdalamkamera
Final Ladies Harus Ditentukan Lewat Playoff
Kalau persaingan di sektor putra sudah dramatis, kategori Ladies Amateur nggak kalah seru.
Reicherin G. Hanslkie dari Ciputra Golfpreneur Foundation berhasil menjadi juara setelah mencatatkan 13-over par (226 pukulan). Menariknya, kemenangan ini baru bisa dipastikan setelah menjalani dua hole playoff melawan Bianca Naomi Laksono dari PGI Provinsi DKI Jakarta yang juga membukukan skor identik.
Reicherin, yang akrab disapa Rin, mengaku sempat gugup saat memulai playoff. Namun setelah berhasil melewati pukulan pertama, rasa tegangnya perlahan hilang dan ia bisa bermain lebih lepas.
“Pas pukulan pertama playoff saya sempat gemetaran. Buat saya, bisa selesai dengan skor terbaik saja sudah senang. Untungnya saya sudah sering bertanding sama Bianca, bahkan saat playoff kami masih sempat bercanda, jadi saya jadi lebih santai,” cerita Rin sambil tersenyum.
Reicherin G. Hanslkie dari Ciputra Golfpreneur Foundation Credit Pic @golfdalamkamera
Jawa Barat Kuasai Kategori Beregu Putra
Di nomor Men’s Team, pasangan Randy Arbenata dan Naufal Abdullah Aziz yang mewakili PGI Provinsi Jawa Barat tampil konsisten sepanjang turnamen.
Keduanya membukukan total 296 pukulan dan sukses mengamankan gelar juara beregu, mengungguli pasangan PGI Provinsi DKI Jakarta yang diperkuat Luke Evan Moore dan Prakasa Alfa, serta tim Double B yang diisi Asa Najib dan Kifata Aftar.
Randy Arbenata dan Naufal Abdullah Aziz , PGI Provinsi Jawa Barat Credit Pic @golfdalamkamera
Hanslkie Bersaudara Kompak Juara di Beregu Putri
Sementara itu, di kategori Ladies Team, duet kakak-beradik Richtier J. Hanslkie dan Reicherin G. Hanslkie dari Ciputra Golfpreneur Foundation tampil dominan.
Mereka mengumpulkan total 310 pukulan untuk mengamankan posisi pertama. PGI Provinsi Jawa Barat melalui pasangan Lydia H. Stevany Sitorus dan Fausta Bianda harus puas di posisi kedua dengan total 315 pukulan, sedangkan PGI Provinsi Bali yang diperkuat Putu Mayvil Widya Handayani dan Abigail Rhea Soeryo W. finis di posisi ketiga dengan 317 pukulan.
Richtier J. Hanslkie dan Reicherin G. Hanslkie Credit Pic @golfdalamkamera
Ajang yang Terus Melahirkan Bintang Masa Depan
Berakhirnya Olympic Jabar Amateur Open (OJAO) 2026 juga menandai lahirnya sederet juara baru yang siap melanjutkan jejak para alumni turnamen ini. Selama sembilan edisi penyelenggaraannya, OJAO telah menjadi salah satu panggung penting yang melahirkan banyak pegolf berbakat sebelum akhirnya menembus level profesional dan mengharumkan nama Indonesia.
Dukungan penuh dari Medco sebagai sponsor utama bersama Olympic kembali menunjukkan komitmen mereka dalam membangun ekosistem golf nasional. Lebih dari sekadar turnamen, OJAO terus menjadi wadah lahirnya generasi baru pegolf Indonesia yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.