Kalau biasanya umur 14 tahun masih sibuk mikirin sekolah, Jennifer Quinn justru lagi sibuk bikin sejarah di lapangan golf.
Pegolf muda Indonesia ini sukses keluar sebagai juara individu Kartini Cup di ajang Southeast Asian Amateur Golf Team Championships 2026 yang digelar di Hong Kong Golf Club, Fanling, Hong Kong.
Yang bikin makin keren, kemenangan Jennifer bukan sekadar podium biasa. Pemain yang baru berusia 14 tahun ini mencatatkan hasil terbaik Indonesia sepanjang 11 tahun perjalanan Kartini Cup.

Jennifer Quinn Credit pic Media PGI
Indonesia juga nggak pulang dengan tangan kosong. Bareng Abigail Rhea Soeryo W dan Maureen S. Jose, Jennifer membawa tim putri Indonesia finis sebagai first runner-up kategori beregu.
“Saya bangga bisa terpilih bermain di event sebesar ini dan bersyukur bisa satu tim dengan Kak Abigail dan Kak Maureen,” ujar Jennifer.
Meski masih muda, Jennifer kelihatan sudah punya mindset yang cukup mature. Ia masih ingin terus upgrade permainan, terutama dari sisi fisik, mental, pukulan, sampai short game.
Targetnya juga jelas: bukan cuma menang sekarang, tapi terus berkembang dan bisa membawa nama Indonesia lebih jauh.
Sementara itu, Abigail dan Maureen juga nggak kalah dapat pengalaman. Abigail belajar buat tetap calm ketika permainan nggak sesuai ekspektasi, sementara Maureen mendapat banyak insight dari para top players, terutama soal putting dan bagaimana mereka bisa menghasilkan pukulan yang lebih jauh.



Jennifer Quinn, Abigail Rhea Soeryo W dan Maureen S. Credit pic Media PGI
Turnamen ini juga menjadi debut buat tiga pegolf Indonesia, yaitu Jennifer, Margoz Marvin Kamengmau, dan Asyrafa Danish Suryanto. Buat mereka, tampil di level Asia Tenggara jelas jadi pengalaman yang nggak main-main.
Coach Tim Indonesia, Alga Topan, menyebut pencapaian Jennifer dan tim Kartini Cup sebagai hasil terbaik Indonesia sepanjang sejarah Kartini Cup.
“Jennifer berhasil meraih juara pertama di kategori individu, sementara tim putri Indonesia menyabet posisi first runner-up di kategori beregu,” ujar Alga.

Alga Topan Credit pic Media PGI
Memang, kategori Putra Cup, Lion City Cup, dan Santi Cup belum berhasil membawa Indonesia naik podium. Tapi dari turnamen ini, para pemain membawa pulang satu hal penting: experience.
Apalagi Indonesia bakal jadi tuan rumah Asian Cup 2027. Artinya, perjalanan di Hong Kong ini bukan sekadar selesai setelah final round. Masih ada next challenge yang menunggu.
Dan dengan munculnya nama-nama muda seperti Jennifer, Margoz, dan Asyrafa, regenerasi golf Indonesia kelihatan makin seru buat diikuti.