Rainbow Hills Golf Club: Golf, Challenge, dan Sunset yang Bikin Susah Move On

Kalau selama ini golf masih dianggap olahraga yang serius dan penuh aturan, Rainbow Hills Golf Club punya cara sendiri buat bikin pengalaman golf terasa lebih fun.

Berlokasi di kawasan Bogor, Rainbow Hills punya 27 hole yang terbagi dalam tiga course, yaitu Forest, Mountain, dan Stone Hills. Masing-masing punya karakter dan challenge yang berbeda, tapi satu hal yang sama: siap bikin permainan jadi memorable.

Menurut Deputy General Manager Rainbow Hills Golf Club, Widya Tirta Putra, atau Pak Widi sapaannya, karakter Rainbow Hills memang dirancang sebagai mountain course. Kontur dan desain lapangannya membuat permainan nggak sekadar soal mukul bola sejauh mungkin.

“Secara desain menyenangkan. Mau main pagi maupun sore bisa memberikan tantangan yang memorable,” ujar Widya.

Buat yang suka golf sekaligus content hunting, tempat ini juga punya nilai plus. Sunrise dan sunset di area lapangan bisa memberikan lighting yang dramatis. Jadi selain mikirin swing dan score, kamera juga bisa ikut bekerja.

Deputy General Manager Rainbow Hills Golf Club, Widya Tirta Putra

Apalagi kalau dapat momen golden hour. Landscape perbukitan, fairway yang luas, plus cahaya matahari yang turun perlahan bisa jadi background yang cukup Instagramable. Golf session sekaligus content session? Why not.

Menurut Widya, setiap hole di Rainbow Hills punya tantangan dan pengalaman yang berbeda.

“Setiap hole di lapangan ini memberikan tantangan dan pengalaman memorable, sehingga lapangan itu seperti berinteraksi dengan kita sebagai pemain golf,” katanya.

Jadi jangan heran kalau satu hole terasa easy going, sementara hole berikutnya tiba-tiba bikin harus mikir ulang soal club selection. Di sinilah serunya Rainbow Hills. Course-nya seperti mengajak pemain untuk terus beradaptasi.

Bukan Cuma Golf, Ada Menu yang Wajib Dicoba

Setelah keliling 27 hole, tentu energi harus diisi lagi. Nah, Rainbow Hills juga punya beberapa menu yang menurut Widya nggak boleh dilewatkan.

Ada bandeng bakar yang bisa jadi pilihan buat makan setelah bermain. Kemudian ada oseng sapi, martabak golden egg, kangkung hot pot, sampai sate kambing dan ayam yang bisa dimakan rame-rame.

Kalau sudah selesai golf dan langsung lanjut makan bareng teman satu flight, rasanya memang jadi paket lengkap. Swing sudah, ngobrol sudah, perut juga aman.

Komunitas Jadi Bagian dari Journey

Yang menarik, Rainbow Hills nggak melihat komunitas golf sekadar sebagai rombongan yang datang untuk bermain. Buat manajemen Rainbow Hills, komunitas adalah partner dalam sebuah journey untuk berkembang bersama.

Komunitas juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan pelayanan sekaligus memberikan gambaran bagaimana golf bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.

“Komunitas-komunitas ini yang membuat Rainbow Hills bisa sampai di titik ini,” kata Widya.

Artinya, hubungan antara golf course dan komunitas bukan cuma soal booking tee time. Lebih jauh, komunitas ikut membangun ekosistem golf itu sendiri. Mulai dari bikin golf makin ramai, mempertemukan pemain baru dengan pemain lama, sampai menciptakan suasana bermain yang lebih fun dan social.

Rainbow Hills akhirnya bukan cuma tentang 27 hole dan tantangan di lapangan. Ada landscape, kuliner, komunitas, sampai pengalaman yang bikin satu ronde golf terasa lebih dari sekadar mengejar score.

So, kalau lagi cari tempat buat golf sambil menikmati suasana mountain course, hunting content, atau sekadar quality time bareng circle, Rainbow Hills bisa masuk ke your golf destination list.

Karena di sini, golf bukan cuma soal berapa pukulan yang kamu dapat. Tapi juga soal experience yang kamu bawa pulang.

error: Content is protected !!