Tangsel, April 2025, Mid-AM AGI (Amature Golfers Indonesia) Series ke Dua baru saja selesai, setelah Series pertama sukses diadakan di Gunung Geulis Golf Club, untuk venues kali ini diselenggarakan di Gading Raya Golf Club, diikuti oleh peserta dari berbagai macam provinsi membuat tournament ini menjadi sangat kompetitif, Setelah series sebelumnya di kuasai oleh Alit Jiwan dana, untuk series kali ini, sang pemuncak klasmen akhir adalah Andy Sjaichudin. Sebenarnya tournament yang diselenggarakan selama dua hari ini sempat dikuasai oleh Alit sang juara bertahan di hari pertama, namun pada final round ini, Andy bisa mengungguli Alit di hole-hole terakhir. Sebenarnya Andy baru pertama mengikuti tournament ini, namun ia sudah bisa meraih gelar juara.

Andy Sjaichudin walau baru mengikuti tournament ini, namun menjadi juara . Credit pic @golfdalamkamera
Selain Mid-AM, AGI juga menggelar Amature tournament, namun mereka harus menjalankan pertandingan sebanyak tiga kali atau tiga hari, tournament ini diikuti oleh banyak talenta -talenta muda binaan dan asuhan dari PGI (Persatuan Golf Indonesia), untuk event kali ini adalah series ke #4 dari rangkaian event yang diselenggarakan oleh PGI, di event kali ini Pegolf binaan National Golf Institute Indonesia (NGI) yaitu Asyafa Danish berhak atas juara dengan meninggalkan pesaing – pesaingnya.
Dihari sebelumnya atau round 2, Asyafa memang sudah unggul cukup jauh dengan 3 dibawah par sedangkan pesaing terdekatnya Randy Bintang yang adalah juara series #3 hanya mendapatkan 3 diatas par, atau selisih 6 poin. Di round final, Asyafa cukup hanya menjaga ritme dan mengatur permainan untuk mengunci kemenangan dengan total 2 dibawah par dari tiga ronde yang sudah dijalankan. Dengan hasil ini Asyafa bisa menatap tournament berikutnya dengan motivasi lebih, terlebih tournament berikutnya adalah The Royal Jepang tournament yang sangat bergengsi yang diadakan pada 23-25 April mendatang.
“Di final tadi saya dapat satu over. Tiga hari ini yang sangat membantu adalah short game, banyak up and down, walaupun wedge kurang dekat dengan pin tapi saya masih bisa save par atau birdie dari jauh. Overall tiga hari ini short game saya sedang on fire. ” Kata Asyrafa.

Kemenangan ini menjadi modal besar Asyafa Danish untuk mengikuti Royale Japan april ini. Credit pic @golfdalamkamera