Rayhan Abdul Latief kembali menjadi juara Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship

Rayhan Abdul Latief (INA) & Prim Pracjnakorn (THA) Credit pic Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF)

Jakarta, Juni 2025. Sebuah drama terjadi di hari terakhir kejuaraan golf junior internasional bernama Mandiri Ciputra Golfprenuer Junior World Championships 2025, turnamen yang kembali digelar di Damai Indah Golf (PIK Course) ini menempatkan salah satu pemain golf muda kebanggaan Indonesia saat ini RAYHAN ABDUL LATIEF sebagai juara kelompok Boys dengan total 11 di bawah par atau total 201 pukulan dari 3 ronde yang telah dilaksanakan , sedangkan di kelompok Girls, pegolf Thailand PRIM PRACHNAKORN berhasil merebut titel yang tahun lalu dimiliki oleh Elaine Widjaja (INA) dengan skor akhir 6 di bawah par . Di kelas Boys development C di pimpin oleh pegolf muda asal Vietnam NGUYEN BAO PHAT dengan total score 2 diatas par , kemudian dari kelas Girls development C pegolf muda Indonesia JENNIFER QUINN EFFENDI berhasil menjadi yang terbaik dengan skor 2 dibawah par.

Kelas Boys

Sebenarnya Rayhan bisa saja menang dengan mudah untuk turnamen kali ini, karena sebelum ronde final ia sudah memimpin dengan skor 13 dibawah par, atau mengungguli 3 poin atas pegolf Filipina Shinichi Suzuki yang menutup ronde ke dua dengan total 10 dibawah par. Walau di ronde akhir mereka bermain satu flight namun Rayhan berhasil tancap gas di 8 hole awal dengan 3 birdie dan 5 par, namun ada kejadian cukup janggal pada hole ke 9, Rayhan yang merasa pukulan drivernya bagus dan terarah namun saat berada di fairway, bolanya hilang. Sempat menghabiskan beberapa menit mencari bola namun Rayhan harus berbesar hati merelakan harus mendapat penalti di hole tersebut, setelah itu perasaan kacau berkecamuk di pikiran dan hati Rayhan, sehingga di hole itu ia harus merelakan banyak poin dengan triple boogie, hal itu benar benar mengganggu pikiran dan konsentrasi Rayhan, namun beruntung dengan mental yang sangat baik ia berhasil kembali menjuarai kelompok divisi Boys turnamen ini, ini adalah sejarah dan kebanggan untuk Indonesia yang diberikan oleh Rayhan, menjadi juara Mandiri Ciputra Golfprenuer Junior World Championships berturut -turut.

“Jujur saya tidak puas dengan permainan saya, banyak pressure fight juga terutama di sembilan hole akhir, karena sudah dekat banget dari leading tujuh poin sampai hanya leading satu poin , walau Alhamdulilah menang tapi leading Nya hanya satu poin” kata Rayhan

“Tadi downfall Nya di hole 9, agak suspicious juga, tapi kita tidak perlu omongin lagi memang di hole sembilan itu harusnya bolanya bagus tapi ngak tau kemana hilang, akhirnya kita harus mutusin lost ball sama referee dan juga tadi dapet triple (Boogie) disitu, yang seharusnya leading tujuh jadi cuman leading lima, cuman karena benar -benar stress dan kesal , koq bola bisa hilang dan seterusnya jujur memang kurang bagus” tambah Rayhan .

Kelas Girls

Dikelas girls, tiga pemain unggulan bermain dalam championship flight adalah Prim Prachanakorn (Thai) ,Maiya Okazaki (Jpn) dan Guo Jun Xi (Sin) berebut posisi terbaik pada ronde final ini, Maiya dan Guo yang pada ronde ke dua kemarin memimpin klasmen dengan tiga dibawah par, harus mengakui kehebatan Prim di ronde akhir ini, ia berhasil mendapatkan 6 birdie dan 1 boogie setelah melahap 18 hole Damai Indah Golf PIK Course ini, sehingga pada klasmen akhir ia mendapatkan poin enam dibawah par mengungguli Maiya dan Bogyeol Kim (Kor) dengan selisih 5 poin. Sedangkan dari tuan rumah Gemilau Joanne Kurnia bermain baik pada ronde akhir dengan mengumpulkan tiga di bawah par, sayang ia sudah tertinggal cukup jauh sehingga harus menyelesaikan turnamen ini dengan total 10 diatas par.

Turnamen Ke-28

Turnamen kali ini merupakan turnamen ke 28 sejak pertama kali digelar, beruntung Rayhan bisa menjuarai back to back tournament ini, Rayhan yang merupakan pemain binaan Ciputra Golf Prenuer ini benar- benar menunjukan bahwa pembinaan yang baik adalah kunci kesuksesan atlit golf Indonesia, untuk tournament kali ini juga spesial, partisipasi dari negara Botswana, Kenya, Namibia, dan Zimbabwe pada tahun ini menambah warna pada edisi ke-28 turnamen tersebut. Hal ini menandakan MCGJWC telah menjadi magnet global bagi bakat golf muda.

Pendiri Ciputra Golfpreneur Foundation dan Presiden Direktur PT Damai Indah Golf Tbk Budiarsa Sastrawinata menambahkan, “Sejak awal, kami membangun platform ini sebagai rumah lahirnya bintang-bintang golf masa depan. Dengan hadirnya peserta dari berbagai penjuru dunia, kami percaya kejuaraan ini menjadi titik temu prestasi, persahabatan, dan pengembangan karakter,” jelasnya.

error: Content is protected !!