BSD, 23 Agustus 2025 – Drama di green akhirnya selesai dengan manis untuk pegolf asal Inggris, Mat Killen, yang resmi keluar sebagai juara ADT Ciputra Golfpreneur Tournament 2025. Killen tampil konsisten selama empat ronde dengan total 263 pukulan (25-under par). Ini merupakan sebuah rekor nilai terendah sepanjang sejarah Tournament ADT Ciputra Golfpreneur. Di final round, Killen tetap tenang meski persaingan makin panas. Ia mencetak 4 birdie, 1 eagle, dan 2 bogey, yang bikin skornya bertambah -4 di hari terakhir.

Mat Killen (Eng) Credit pic @golfdalamkamera
“Saya tidak mempunyai gamplane yang specific, hanya memukul satu demi satu pukulan , saya hanya pilih ke arah target yang bagus, pukul ke target tersebut dan lakukan satu demi satu.” Kata Killen saat kami tanya setelah turnamen selesai.
Di posisi runner-up, ada pegolf Thailand Tawit Polthai dengan total 267 pukulan (21-under par). Sementara perebutan tempat ketiga berlangsung sengit. Shahriffuddin Ariffin tampil luar biasa dengan 11 birdie dan hanya 1 bogey di final round, membuatnya finis di posisi T3 bersama pegolf senior Filipina, Angelo Que, dengan skor total 268 pukulan (20-under par).


Turnamen Spesial ke 10
Tahun ini, Ciputra Golfpreneur Tournament terasa makin istimewa. Gelaran yang berlangsung di Damai Indah Golf BSD Course, 20–23 Agustus 2025 ini merayakan sebelah tahun penyelenggaraan sejak pertama kali digelar tahun 2014. Dan uniknya sang yang juara Mat Killen memulai debut pertamanya di tempat ini sebelas tahun yang lalu, dan sebelas tahun kemudian, ia mengangkat piala pertamanya disini, keren ga sih?
Untuk menandai perayaan 10 tahun, panitia menyiapkan total hadiah USD 150.000 (Rp2,43 miliar). Angka yang bikin persaingan makin panas dan gengsi turnamen makin tinggi.
Panasnya Championship Flight
Ronde final kali ini mempertemukan nama-nama besar: Mat Killen (ENG), Steve Lewton (ENG), dan Ho Yu Cheng (TPE).
- Killen tampil stabil dengan skor berurutan 66, 65, 64 sebelum final.
- Lewton sempat menggebrak dengan ronde ke-3 fantastis (61, 70, 66).
- Ho Yu Cheng dari Chinese Taipei juga main solid dengan 66, 66, 68.
Tee-off jam 08.30 pagi, tensi langsung meninggi sejak 9 hole pertama.
- Lewton sempat panas dengan 5 birdie, 1 bogey, dan 2 double bogey.
- Killen bermain hati-hati, catat 3 birdie dan 2 bogey.
- Ho Yu Cheng tidak mau kalah, menambahkan 2 birdie.
Namun akhirnya, ketenangan Killen jadi kunci kemenangannya.
Wakil Indonesia Belum Pecah Telor
Indonesia juga menurunkan empat wakil yang lolos cut: Peter Gunawan, Kevin Akbar, Naraajie Ramadhanputra, dan pegolf amatir Jonathan Hatono. Meski belum mampu bersaing di papan atas, performa mereka menunjukkan progres positif dan jadi bekal berharga untuk turnamen-turnamen berikutnya. Sekedar informasi untuk best Indonesian player disabet oleh Kevin C Akbar dengan total 274 pukulan atau 14 dibawah par, poin ini sendiri merupakan poin terbaik pemain indonesia di turnamen ini, sedangkan Jojo sapaan jonathan hartono sebagai pemain amatir terkeren di turnamen kali ini



