Hariyanto Arbi Credit pic @golfdalamkamera
Kalau kamu pecinta bulu tangkis, nama Hariyanto Arbi pasti sudah nggak asing lagi. Di era 90-an, dia adalah salah satu tunggal putra paling mematikan yang dimiliki Indonesia. Julukannya aja “Smash 100 Watt” yang artinya power pukulannya bener-bener nggak ngotak!
Tapi yang lebih keren, setelah pensiun dari dunia tepok bulu, Hariyanto nggak cuma berdiam diri. Ia justru berhasil membangun Flypower, brand perlengkapan bulu tangkis lokal yang sekarang produknya sudah wara–wiri sampai Eropa dan Asia. Dari pemain legendaris, sekarang ia jadi pengusaha sukses. Glow up level dunia!
LAHIR DI KELUARGA “BUGAR” BANGET
Hariyanto itu lahir di keluarga atlet banget. Ayah dan ibunya mantan pebulu tangkis daerah, bahkan kabarnya pernah ikut PON. Dua kakaknya Hastomo Arbi dan Eddy Hartono lebih dulu jadi bintang bulu tangkis nasional.
Anak bungsu?
Iya.
Tapi jangan salah, justru dia yang nantinya paling sering bikin publik olahraga dunia geleng-geleng kagum.
Meski sempat putus asa waktu kecil karena latihan yang super ketat, cowok kelahiran 21 Januari 1972 ini akhirnya bangkit lagi dan nunjukin kalau kerja kerasnya nggak sia-sia.
SUPERSTAR ERA 90-AN
Prestasinya? Jangan ditanya. Kalau dirangkum, kira-kira seperti ini:
- 4x juara Piala Thomas (1994, 1996, 1998, 2000)
- Juara Dunia 1995
- Juara All England 1993 & 1994
- Emas Asian Games 1994
- Emas SEA Games 1993 & 1997
- Plus deretan gelar internasional lain yang bikin namanya disegani pemain top dunia.
Intinya: di masa itu, kalau ada pemain yang ketemu Hariyanto Arbi di undian turnamen, kemungkinan besar mikir, “Yah, habis deh gue…”
DARI ATLET KE BISNISMAN: PERJALANAN YANG NggAK TERENCANA
Setelah pensiun, Hariyanto sempat… bingung.
Yes, benar-benar bingung mau ngapain.
Karena sejak kecil fokus di bulu tangkis, dunia luar terasa asing. Makanya dia selalu pesan ke atlet muda:
“Siapkan masa depan dari awal. Jangan cuma mengandalkan klub atau sponsor. Harus melek bisnis juga.”
Lalu titik balik itu datang pada 2002. Waktu itu dia ngobrol dengan sahabatnya, di Taiwan.
Tiba-tiba ia bilang ada order sepatu yang bisa dikerjakan.
Di sinilah Hariyanto mulai mikir, “Kayaknya bisa dijual juga di Indonesia nih…”
Mulai dari sepatu, dia memperluas ke t-shirt, raket, tas, dan apparel bulutangkis lainnya.
Tentu, perjalanan bisnis nggak selalu mulus.
Hariyanto cerita kendala terbesarnya adalah:
- Modal awal yang besar
- lama pengiriman dari luar negeri
- Pernah “dikadalin” supplier
Tapi namanya orang pejuang, semua dihadapi dengan mental atlet.
FLYPOWER: BRAND LOKAL RASA GLOBAL
Flypower bukan sekadar jual produk. Hariyanto ingin brand ini punya identitas Indonesia yang kuat.
Makanya:
1. Ada Batiknya
Desain Flypower sering masukin unsur batik. Selain bikin beda, ini juga jadi statement bangga sama Indonesia.
2. Nama Produk Indonesia Banget
Raket, sepatu, sampai jersey Flypower banyak yang dinamai berdasarkan:
- Gunung-gunung di Indonesia
- Tokoh wayang
- Legenda lokal
Branding yang cerdas banget. Sekali lihat, langsung tahu: ini produk Indonesia.
3. Sudah Go Internasional
Produk Flypower sekarang udah diekspor ke:
- Jerman
- India
- Korea
- Arab Saudi
- Dan negara lainnya
Ada cerita unik dibalik nama Flypower ini, para founder selain Hariyanto Arbi sendiri ada nama Agung dan Fung , teman di taiwan yang diajak bicara saat pertama dia mulai bisnis ini, jadi sebenernya nama Flypower udah ada sebelomnya cuman kurang sukses, jadi karena nama sama mereka berinisiatif dengan cara barter unik. Nama flypower boleh diambil oleh Hariyanto Arbi dan pemilik nama sebelumnya boleh pake foto dan brandingan Hariyanto Arbi buat produknya, gimana keren kan?







BISNISNYA TERUS NAIK LEVEL
Flypower nggak berhenti di perlengkapan bulu tangkis. Sekarang mereka mulai mencoba merambah:
- Raket tenis
- Raket padel
- Bisnis pembuatan lapangan padel
Geraknya gesit banget—kayak footwork Hariyanto waktu masih main.
PENUTUP: LEGENDA YANG TIDAK BERHENTI BERSINAR
Perjalanan hidup Hariyanto Arbi seperti dua babak yang sama-sama cemerlang:
- Babak 1: Legenda bulutangkis dunia dengan smash 100 watt.
- Babak 2: Pengusaha Flypower yang membawa brand lokal melangkah ke pasar global.
Dan yang paling keren: semua dimulai dari keberanian mengambil peluang kecil.
Cerita Hariyanto jadi reminder buat anak muda:
Kadang hidup nggak ngasih rencana yang jelas, tapi kalau kita berani mencoba, hasilnya bisa jauh lebih besar dari bayangan.