Yuna Araki (JPN), Thalia Martin (ENG), Jihyo Jung (KOR), Natasha Oon (MAS). Duduk: Jaravee Boonchant (THA), Holly Victoria Halim (INA). Credit: Faizal Rachman/ IWO
Serpong lagi-lagi jadi pusat perhatian dunia golf. Mulai 30 Januari sampai 1 Februari 2026, lapangan Damai Indah Golf – BSD Course bakal jadi arena duel seru para pegolf wanita kelas dunia di Indonesia Women’s Open presented by BTN. Bukan sekadar turnamen biasa — ini adalah salah satu panggung paling bergengsi di kalender golf wanita Asia-Pasifik.
Turnamen yang digelar Asian Golf Leaders Forum (AGLF) ini naik level dan makin “niat” dari segi kualitas dan persaingan. Dengan total hadiah US$600.000, atmosfer kompetisinya dijamin panas sejak tee pertama.
Line Up Internasional, Persaingan Nggak Main-Main
Event ini merupakan co-sanction antara PGI dan KLPGA, dan diikuti oleh 120 pegolf wanita dari berbagai negara Asia-Pasifik. Menariknya, 30 pemain Indonesia ikut ambil bagian — terdiri dari 13 pro dan 16 amatir — siap adu mental dan skill di lapangan desain legenda golf dunia, Jack Nicklaus.
Nama-nama besar yang bakal jadi spotlight antara lain:
- Yuna Araki (Jepang) — ranking 56 dunia
- Jihyo Jung (Korea) — rising rookie penuh potensi
- Jaravee Boonchant (Thailand) — langganan tur LPGA & Epson
- Thalia Martin (Inggris) — darah Indonesia, prestasi Eropa
- Natasha Andrea Oon (Malaysia) — bintang Asia Tenggara
Ini bukan line up kaleng-kaleng. Banyak di antara mereka sudah kenyang pengalaman di LPGA, KLPGA, sampai Ladies European Tour.

Jaravee Boonchant (THA), Yuna Araki (JPN), Jihyo Jung (KOR), Thalia Martin (ENG), Holly Victoria Halim (INA). Natasha Oon (MAS). Credit: Faizal Rachman/ IWO
Yuna Araki: Dari Ranking 400-an ke Top 60 Dunia
Salah satu nama paling ditunggu: Yuna Araki, pegolf muda Jepang usia 20 tahun yang grafik kariernya lagi nanjak tajam. Bayangin awal 2025 rankingnya masih di luar 400 besar, tutup musim langsung tembus Top 60 dunia. Runner-up LPGA Toto Japan Classic, juara Japan LPGA Golf5 Ladies, dan sekarang datang ke BSD dengan target jelas: menang.
“Saya selalu datang ke turnamen untuk jadi juara. Semoga gelar internasional pertama saya bisa terjadi di Indonesia,” kata Araki.
Aura confidence-nya berasa banget.
Rookie Korea yang Siap Bikin Kejutan
Jihyo Jung (19) juga nggak kalah menarik. Baru masuk tahun kedua sebagai pro, tapi sudah catat:
- T21 di event LPGA
- Dua kali Top 10 di KLPGA
Tahun ini dia mulai ekspansi ke turnamen luar Korea — dan Indonesia jadi salah satu targetnya.
Comeback Mission & Debut Spesial
Jaravee Boonchant datang dengan misi balas penasaran setelah tampil di IWO edisi sebelumnya. Pengalaman main di BSD tahun lalu jadi modal penting buat nge-push performa lebih tinggi.
Sementara Natasha Andrea Oon, eks ranking 7 dunia amatir dan Rookie of the Year Epson Tour, akhirnya bakal debut di IWO. Meski sering main di Indonesia, ini pertama kalinya dia menjajal BSD Course saat turnamen besar.
Darah Indonesia & Harapan Tuan Rumah
Dua nama ini punya cerita yang bikin penonton lokal auto dukung:
Thalia Martin
Lahir di Banda Aceh, besar di Inggris, dan sekarang aktif di Ladies European Tour pathway. Sudah koleksi gelar dan beberapa Top Finish di Eropa. Ini jadi debut turnamen kompetitifnya di Indonesia.
Holly Victoria Halim
Salah satu bintang muda Indonesia yang tampil solid di IWO sebelumnya dengan finis Top 6. Tahun ini targetnya simpel tapi tajam: main lebih rapi, minim error, hasil lebih tinggi.
“Event kayak IWO penting banget buat pegolf putri Indonesia supaya bisa belajar langsung dari pemain dunia,” kata Holly.
Pembuka Musim APAC Circuit 2026
Indonesia Women’s Open presented by BTN juga jadi pembuka rangkaian APAC Circuit 2026, dengan peserta elite dari KLPGA Dream Tour dan berbagai negara Asia-Pasifik. Total lebih dari 12 negara terwakili.
Artinya? Level permainan tinggi, tekanan besar, dan leaderboard bisa berubah cepat tiap ronde.
Siap-Siap Nonton Drama Scorecard
Lapangan BSD dikenal teknis, menuntut strategi, dan nggak gampang ditaklukkan. Kombinasi layout menantang + pemain kelas dunia = potensi drama sampai hole terakhir.
Buat pecinta golf atau yang baru mau kenal golf wanita pro ini momen paling pas buat ngikutin. Karena yang tampil bukan cuma atlet, tapi role model generasi baru di sport yang makin keren dan kompetitif.