Masuk ronde kedua Indonesia Women’s Open 2026, para pegolf bener-bener diuji mental dan adaptasinya. Cuaca di Damai Indah Golf BSD hari ini super random—pagi diguyur hujan, siang sampai sore malah panas terik. Alhasil, kondisi lapangan ikut berubah-ubah: kadang bola melambat, eh beberapa hole kemudian malah ngebut.
Tantangan itu justru jadi panggung unjuk gigi buat Kim Se Yoon. Pegolf asal Korea ini tampil on fire di ronde kedua dengan catatan 8 birdie tanpa satu pun bogey—clean sheet! Main di sesi siang, Kim sempat agak ketahan di 9 hole awal karena hujan deras dan gerimis. Dari situ dia “baru” dapet 2 birdie.
Tapi begitu masuk 9 hole terakhir, cuaca cerah, lapangan mulai kering, dan di situlah Kim langsung tancap gas. Nggak tanggung-tanggung, 6 birdie ia sikat cuma dalam 8 hole terakhir. Hasilnya? Total skor 10 di bawah par (134 pukulan) setelah dua ronde—fix jadi salah satu kandidat kuat juara.
“Hari ini saya coba main seagresif mungkin dan nggak takut ambil risiko. Justru dari situ birdie-birdie datang,” ujar Kim.
Kim Se Yoon Credit Pic @golfdalamkamera
Amatir Nggak Mau Kalah: Prim & Sung Hae In Ikut Panasin Klasemen
Bukan cuma pemain pro yang bersinar, dua pegolf amatir juga sukses bikin kejutan. Prim Prachanakorn (A) dari Thailand tampil ganas di ronde kedua dengan 6 di bawah par hanya dalam satu hari. Berkat performa itu, Prim langsung nyodok ke papan atas klasemen dengan total 9 di bawah par.
Sementara itu, Sung Hae In (A) dari Korea juga nggak kalah impresif. Main di sesi pagi, dia langsung gaspol dengan 4 birdie di 9 hole awal. Total di ronde kedua, Sung mencatatkan 6 birdie dan 1 bogey, atau 5 di bawah par.
Sebagai pemain amatir, performa mereka jelas nunjukin satu hal: mental siap tempur di level turnamen internasional, meski harus menghadapi kondisi lapangan yang tricky dan cuaca BSD yang gampang berubah mood.
Prim Prachanakorn & Sung Hae In Credit pic @golfdalamkamera
Yoko Stabil, Aman ke Final
Dari kubu tuan rumah, Kristina Natalia Yoko juga tampil lebih matang. Kalau tahun lalu sempat drop di ronde kedua, kali ini Yoko main lebih kalem, santai, dan penuh kontrol—seolah nggak mau ngulang kesalahan yang sama.
Hasilnya cukup solid: 5 birdie dan 3 bogey, atau 2 di bawah par di ronde kedua. Dengan total skor 6 di bawah par, Yoko resmi lolos ke babak final dan masih punya peluang buat terus naik.
Ronde kedua udah nunjukin satu hal: Indonesia Women’s Open 2026 makin panas dan penuh drama. Cuaca boleh berubah-ubah, tapi persaingan justru makin konsisten panasnya. Tinggal nunggu siapa yang paling tahan tekanan di ronde penentuan .